Rabu, 18 Agustus 2010

Kriteria Diterimanya Suatu Amal

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, semoga shalawat serta salam tetap terlimpahkan kepada nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam . Dan semoga kita tidak termasuk golongan orang yang disebutkan oleh Allah dalam firmanNya:
"Katakanlah: Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya". (Al-Kahfi: 103-104).
Maka dari itu perlu kita pahami dua syarat diterimanya suatu amalan di sisi Allah, yaitu:
1. Ikhlas, ini merupakan syarat bathin.
2. Mengikuti tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam (ittiba'urrasul shallallahu 'alaihi wasallam ), ini merupakan syarat zhahir.
Kedua syarat ini tidak boleh diabaikan salah satunya, karena barangsiapa melaksanakan suatu amalan dengan ikhlas, tapi menyelisihi atau menyalahi ajaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam maka amalan itu tertolak atau sia-sia. Begitu pula sebaliknya siapa saja yang beramal sesuai ajaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tapi niatnya tidak ikhlas karena Allah maka sia-sia pula amalan itu.
Untuk lebih jelasnya marilah kita pahami uraian berikut ini:
1) Ikhlas
Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan kita semua tidaklah sia-sia, namun mempunyai tujuan yang amat agung yaitu beribadah kepada Allah. FirmanNya:
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu".(Adz-Dzaariyaat: 56).
Dalam penciptaan alam semesta beserta isinya ini Allah tidak dibantu dan tidak butuh bantuan dari siapapun, sehingga sudah pasti ibadah itu harus dan wajib diperuntukkan bagi Allah saja dan tidak boleh bagi yang lain, baik itu nabi-nabi yang Allah utus ataupun malaikat-malaikat yang dekat dengan Allah. Dan lebih tidak boleh lagi kalau ibadah itu ditujukan kepada wali-wali, kyai-kyai, batu, keris, dll. Hal ini sesuai dengan firman Allah:
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus". (Al-Bayyinah: 5).
Maka sudah sewajarnya ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang berperangnya seorang laki-laki dengan niat untuk memperoleh pahala dari Allah dan juga agar dikenang oleh manusia, beliau menjawab: dia tidak memperoleh apa-apa. Kemudian Rasulullah ` ditanya sampai tiga kali dan tetap jawaban Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seperti semula, lalu beliau bersabda:
"Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidak menerima suatu amal kecuali dari orang yang ikhlas dan hanya mengharap wajah-Nya". (Diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam shahihnya nomor 56).
Maka sangat tepat perkataan ulama' bahwa ikhlas itu penunggalan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah 'Azza wa Jalla bersih dari segala jenis kotoran syirik.
2) Ittiba'ur Rasul
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah penutup para nabi dan rasul, dan beliau itu merupakan semulia-mulia manusia di muka bumi, dan hal ini telah disaksikan oleh Allah dalam firmanNya :
"Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur". (Al-Qalam: 4).
Maka wajar jika Allah menjadikan keta'atan kepada Rasul itu bagian dari kecintaan kepadaNya, firmanNya :
"Katakanlah : Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihimu". (Ali Imran: 31).
Kemudian Allah menegaskan perintah ta'at ini dengan firmanNya:
"Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah". (Al Hasyr: 7).
Demikian banyak ayat yang memerintahkan kita untuk ta'at kepada Rasulullah dan senantiasa berpegang teguh terhadap ajaran beliau, lebih-lebih beliau telah bersabda:
"Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada padanya perintahnya dari kami maka amalan itu tertolak". (HR. Muslim).
Maka dari itu tidak ada alasan bagi kita untuk menyelisihi atau menyimpang dari ajaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam , baik dalam bentuk pengurangan seperti mengingkari kewajiban berjilbab/hijab bagi wanita, maupun dalam bentuk penambahan seperti perayaan Nuzulul Qur'an, ulang tahun Nabi, puasa pati geni, dll, yang semua itu tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam .
Berkata Sufyan Ats-Tsauri : "Tidak akan diterima suatu perkataan kecuali dengan perbuatan, dan tidak akan tegak perkataan, perbuatan, dan niat itu kecuali sesuai dengan petunjuk Rasulullah".
Di akhir pembahasan ini, marilah kita mohon kepada Allah agar dimasukkan dalam golongan orang yang ikhlas dan senantiasa mengikuti ajaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tanpa menambah atau mengu-ranginya, dan agar kita ditetapkan dalam golongan ini sampai akhir hayat kita. Amin.
Baca selengkapnya.......

MEMAHAMI IMSAKIYAH ( Gema Ramadlan )

Assalamu ”alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Yang jadi titik masalah adalah penggunaan istilah ”imsak”, yang terlanjur dianggap menjadi bagian dari tata aturan puasa. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan istilah imsak, karena imsak itu artinya puasa. Kalau kita buka kamus, imsak itu maknanya puasa.
Cuma barangkali yang jadi masalah adalah ketika istilah itu digunakan untuk memulai 10 menit tidak makan minum sebelum waktu shubuh tiba. Padahal sesungguhnya start awal puasa itu bukan sejak 10 menit menjelang masuknya waktu shubuh, melainkan sejak masuknya waktu shubuh itu sendiri.
Penambahan 10 menit sendiri tidak pernah dikatakan sebagai awal start puasa, hanya saja beberapa kalangan menganjurkan kita untuk sudah tidak lagi makan minum kira-kira 10-an menit sebelum masuknya waktu shubuh.
Kalau hal ini dipahami dengan benar, tentu tidak ada pelanggaran atau bid”ah. Toh, itu sifatnya hanya anjuran belaka, bukan pengubahan ketentuan dan tata aturan puasa. Tidak ada seorang pun yang membenarkan bahwa puasa itu dimulai 10 menit menjelang shubuh.
Sayangnya, sebagian kalangan terlanjur menganggap sikap untuk sudah tidak makan minum beberapa menit sebelum shubuh itu sebagai perbuatan bid”ah. Dalam pandangan mereka, tidak makan minum 10 menit menjelang shubuh dianggap penambahan dalam urusan agama yang berakibat fatal. Sebab mereka memasukkannya sebagai kategori bid”ah.
Lihatlah misalnya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin yang ketika ditanyakan masalah istilah imsak ini, dengan serta merta menjawab : “Hal ini termasuk bid”ah, tiada dalilnya dari sunnah, bahkan sunnah bertentangan dengannya, karena Allah berfirman di dalam kitabnya yang mulia.
“Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang merah dari benang putih yaitu fajar” (QS. Al-Baqarah : 187)
Nabi Shallallahu ”alaihi wa sallam bersabda.
“Sesungguhnya Bilal mengumandangkan adzan di malam hari, makan dan minumlah sampai Ibnu Umi Maktum mengumandangkan adzan, karena dia tidak beradzan sampai terbit fajar”
Bahkan Syeikh yang sudah wafat itu menambahkan,”Imsak yang dilakukan oleh sebagian orang itu adalah suatu tambahan dari apa yang diwajibkan oleh Allah SWT sehingga menjadi kebatilan, dia termasuk perbuatan yang diada-adakan dalam agama Allah.
Perbandingan
Sebuah perbuatan itu memang bisa dikategorikan sebagai bid”ah manakala tidak ada contoh dari Nabi SAW tapi kemudian dijadikan sebuah syariat baru secara formal. Misalnya, ketika kita mengubah ketentuan puasa, yang tadinya dimulai sejak shubuh kemudian diubah menjadi 10 menit sebelum shubuh.
Tidak ada seorang pun yang menolak bahwa pengubahan ini jelas-jelas bid”ah yang haram dan merupakan sebuah kemungkaran.
Hanya saja, ketika seseorang tetap meyakini bahwa puasa memang dimulai sejak shubuh, cuma 10 menitan sebelumnya memang sudah siap-siap tidak makan minum, tanpa meyakini bahwa cara itu merupakan aturan baku yang mengubah aturan aslinya, apakah tindakannya itu menjadi sebuah kemungkaran?
Menurut hemat saya, itu bukan sebuah kesalahan. Toh pada kenyataannya, kita pun selama ini melakukannya. Kalau pun kita makan sahur, biasanya makan sahur itu tidak terpotong langsung dengan adzan shubuh. Secara manusiawi, kita pasti sudah mengatur sedemikian rupa agar makan sahur kita sudah selesai beberapa menit sebelum masuk waktu shubuh.
Ini sekedar untuk berjaga-jaga saja, agar jangan sampai ketika nasi masih di dalam mulut, tiba-tiba shubuh sudah masuk. Tentu puasa kita bisa rusak, kalau nasi di dalam mulut itu tetap ditelan. Sebaiknya kita berjaga-jaga atau bersiap-siap.
Sikap berhati-hati dan bersiap untuk sudah tidak makan atau minum beberapa menit menjelang shubuh ini pasti masuk akal dan bisa diterima syariah. Asalkan tanpa mengubah aturan baku dimana puasa memang tepatnya dimulai sejak masuknya waktu shubuh.
Jadwal Imsakiyah
Kita sudah tahu bahwa yang salah itu adalah menganggap waktu puasa diubah dari sejak masuknya waktu shubuh menjadi beberapa menit sebelum masuk waktu shubuh.
Maka kalau kita membuat jadwal puasa, dimana di dalamnya ada tabel-tabel waktu shalat, dan juga dicantumkan jam ”imsak”, tanpa mengubah pemahaman bahwa imsak adalah mulainya puasa, tentu tidak ada salahnya. Juga tanpa memahami bahwa imsak adalah nama sebuah waktu shalat atau mulai start-nya puasa.
Kalau hal itu terpenuhi, tidak ada yang salah dari ”jadwal imsakiyah” itu, kecuali cara seseorang memahaminya yang ada kemungkinan salah.
Memang untuk lebih amannya, sebaiknya di dalam jadwal itu tidak usah dicantumkan tabel ”imsak”, biar tidak melahirkan kesalahan pemahaman. Tapi untuk menuduh bahwa semua orang itu bodoh dan tolol sehingga tidak bisa membedakan mana awal star puasa dan mana imsak, rasanya terlalu berlebihan.
Umat Islam itu tidak layak dianggap selalu bodoh, dan kalau pun memang bodoh, yang perlu kita lakukan bukan menuding mereka sebagai pelaku bid”ah atau pendosa.
Yang perlu dilakukan adalah mengajarkan mereka dengan cara yang baik, menyampaikan pesan dengan seksama, mengajak bukan mengejek, mencerahkan bukan melecehkan, dan disitulah bedanya seorang da”i dengan seorang qadhi.
Baca selengkapnya.......

Minggu, 09 Mei 2010

Ekspektorant ( Obat Batuk ) Kapulaga

Batuk? dikapulaga saja. Itu kira-kira pengganti ucapan dalam iklan obat batuk. Kapulaga adalah sejenis tanaman semak yang memiliki Khasiat luar biasa. Aromanya yang khas sering digunakan untuk penyedap masakan.
Ternyata buah tanaman semak ini dapat pula digunakan untuk ramuan pereda gangguan tenggorokan. Kapulaga mengandung minyak atsirinya bermanfaat sebagai pengencer dahak atau ekspektoran. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa minyak astiri sineol berkhasiat sebagai ekspektoran , si karminatif yang juga dimanfaatkan pada obat masuk angin. Sineol yang serupa tetapi tak sama dengan eukaliptol kayu putih ini lebih pedas, tetapi sejuk saat ditelan. Biasa dipakai untuk membuat peppermint palsu.

Selain batangnya, biji kapulaga yang diambil dari tumbuhan sebelum buah masak benar sering dimanfaatkan sebagai bahan baku ramuan. Biji kapulaga yang telah kering sering disebut semen cardamomi. Bagian lain yang digunakan untuk ramuan adalah akar dan buah. Kandungan kimia dalam kapulaga di antaranya minyak atsiri, sineol, terpineol, borneol, protein gula, dan sedikit lemak. Dari kandungan tersebut kapulaga memiliki khasiat ekspektoran, peluruh kentut (antimasuk angin), dan antibatuk.

Pakai saja buah kaulaga untuk pengobatan dan pencegahan batuk dan masuk angin, dan yang pasti penggunaan tidak membawa efek samping sebagaimana obat kimia.
Selamat mencoba
Baca selengkapnya.......

Sabtu, 08 Mei 2010

UNTUK PESERTA UJIAN YANG BELUM BERHASIL

Ujian adalah bagian dari hidup. Pada dasarnya kita semua diberi hidup oleh Tuhan untuk dihadapkan kepada berbagai macam ujian. Adakalanya manusia menghadapi ujian dalam bentuk apapun diberikan oleh Allah sebuah kesuksesan besar, tanpa ada kendala sedikitpun, ada juga yang sering harus berulang-ulang untuk meraih sukses dalam ujian hidup, dan ada pula yang tak pernah sukses.

Apakah itu takdir?.
Oleh karena itu Allah mengajarkan kepada kita agar kita selalu berusaha dan berdoa seperti difirmankan Allah dalam surat Yusuf ayat 67 sebagai berikut:
Dan Yakub berkata: "Hai anak-anakku janganlah kamu (bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain; namun demikian aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikit pun daripada (takdir) Allah. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri".

Nah, mungkin kalian yang belum berhasil pada Ujian kemarin termasuk yang diingatkan dalam ayat ini, kalian belum diperkenankan oleh Allah S.W.T masuk bersama-sama rekanmu untuk meraih sukses yang kemarin, tetapi kamu insya Allah akan diperkenankan masuk pintu sukses mu pada Ujian pengulangan tanggal 17 Mei 2010, maka pengalaman kegagalanmu mengingatkanmu untuk tetap bertwakkal berdoa kepada Allah sambil belajar lebih baik lagi sehingga Allah berkenan merubah nasibmu menjadi lebih baik sebagaimana firman Allah dalam Surat Al Ahzab ayat 17 sebagai berikut :
Katakanlah: "Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?" Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah.

Bagi siswa yang belum berhasil LULUS janganlah kalian berputus asa, tetapi jadilah siswa yang optimis ( percaya diri dan penuh harapan ) bahwa esok kamu akan menuai keberhasilan yang gemilang di ujian ulangan esok. Belajarlah yang baik atur waktu yang ada, dirikan sholat dimalam hari berdoalah dan berserahlah diri kepada yang Kuasa agar kalian dimudahkan dalam menghadapi soal dan ditunjukkan kepada yang benar, serta mintalah bantuan doa dari orang tuamu, saudaramu, teman-temanmu.

Semoga kalian SUKSES. Amiiin
Baca selengkapnya.......

Sabtu, 24 April 2010

Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2010/2011

Sekolah akan menerima Peserta Didik Baru pada tahun 2010/2011 sebanyak 16o siswa. Peserta Didik yang berasal dari kelas VI SD yang lulus akan ditampung di SMP 1 Plantungan. Fasilitas pembelajaran yang telah tersedia meliputi pembelajaran sesuai dengan KTSP SMP yang dilengkapi dengan:
1. Ruang Kelas yang nyaman
2. Laboratorium Komputer yang lengkap
3. Laboratorium IPA yg lengkap guna pelaksanaan praktikum siswa
4. Perpustakaan yang lengkap dan nyaman
5. Kegiatan ekstra kurikuler yang tersedia antara lain :
a. Marching Band yang selalu diberi kepercayaan untuk mengawal jalannya upacara
17 Agustus di Kecamatan Plantungan
b. Pencak Silat dengan pelatih handal untuk memberikan ketrampilan bela diri siswa
c. Atletik yang telah terbukti membawa prestasi dalam POPDA siswa SMP th 2010
d. Karya Ilmiah Remaja yang juga berhasil membawa prestasi di tingkat Kab. Kendal
e. Bola Volley yang diikuti seluruh siswa dari kelas 7 sd kls 9
f. Footsal untuk mengembangkan prestasi siswa yg berpotensi dibidang sepakbola

Penerimaan Peserta Didik akan dilaksanakan dengan 2 jalur penerimaan:
A. Penerimaan melalui jalur PMDK dimulai tanggal 27 April 2010
Bagi siswa yang berminat mengikuti jalur ini dapat berhubungan dengan pihak SD
dimana sekarang siswa sedang belajar. Formulir untuk penerimaan jalur ini telah
tersedia di SD. Jumlah Siswa yang akan diterima melalui jalur PMDK sebanyak 30%
dari daya tampung yang tersedia
Bagi siswa yang telah mengikuti pendaftaran melalui jalur PMDK dan dinyatak LULUS
ujian maka tinggal melaksanakan daftar ulang saja pada waktu yang akan ditentukan
kemudian
B. Penerimaan jalur reguler akan dilaksankan menunggu Juknis dari Dikpora Kendal

Bagi siswa yang belum mengikuti pendaftaran jalur PMDK setelah dinyatak LULUS ujian dapat mendaftarkan diri melalui jalur Reguler. Penerimaan Peserta Didik melalui jalur reguler sebanyak 70% dari daya tampung yang tersedia untuk tahun 2010/2011

Demikian informasi yang perlu diketahui bagi khalayak lingkugan Kecamatan Plantungan, Kendal
Baca selengkapnya.......

Minggu, 18 April 2010

MENELAAH REKAMAN SEISMICITY PULAU SUMATERA

Kita tentu masih ingat gempa bumi dan tsunami yang melanda Aceh di akhir tahun 2004. Gempa bumi yang melanda Aceh dan Pulau Sumatera bagian utara pada tanggal 26 Desember 2004 adalah gempa bumi yang termasuk dalam kategori gempa bumi terdahsyat yang pernah terjadi di bumi setelah gempa bumi dahsyat yang melanda Alaska pada tahun 1964. Gempa bumi yang melanda Alaska tersebut mempunyai kekuatan sebesar 9.2. Gempa bumi yang melanda Sumatera pada tahun 2004 ini mampu mengubah lantai samudera dan menghasilkan gelombang tsunami yang mampu menghancurkan apa saja yang dilaluinya mulai dari Pulau Sumatera bagian utara, Thailand, Sri lanka, India, bahkan sampai ke pesisir timur benua Afrika.


Gempa bumi dapat terjadi sepanjang batas pertemuan antara lempeng Eurasia dan lempeng Australia. Panjang batas pertemuan kedua lempeng tersebut sekitar 5500 kilometer atau sekitar 3400 mil mulai dari Myanmar melewati Pulau Sumatera, Jawa, dan menuju Australia. Di sekitar Pulau Jawa dan Sumatera bagian Selatan, lempeng Australia bergerak ke arah utara/timur laut sebesar 60-65 mm per tahun relative terhadap AsiaTenggara. Sedangkan di daerah sekitar utara Pulau Sumatera, lempeng Australia bergerak 50 mm per tahun. Lempeng Australia dan lempeng Eurasia bertemu di kedalaman sekitar 5000 meter atau 3 mil di bawah permukaan air laut pada Palung Sumatera yang terletak di Samudera India. Palung tersebut tersebar relatif pararel terhadap pantai barat Pulau Sumatera sekitar 200 kilometer atau 125 mil dari garis pantai. Pada palung tersebut, lempeng Australia menyusup di bawah lempeng Eurasia.


Pertemuan kedua lempeng tersebut sering juga disebut “megathrust” dimana lempeng Eurasia seolah-olah terangkat oleh lempengAustralia yang menyusup ke dalam bumi. Megathrust yang ada di selatan Pulau Jawa relatif tegak lurus terhadap palung sedangkan di sebelah baratdaya Pulau Sumatera lebih membentuk sudut atau oblique. Akibat geometri dari pertemuan kedua lempeng tersebut di sebelah baratdaya Pulau Sumatera yang membentuk sudut maka pertemuan lempeng tersebut mempunyai komponen dip-slip (dextral slip atau menggeser relative ke kanan) yang tercerminkan dari adanya Patahan Sumatera yang ada di blok “hanging wall” dari daerah penunjaman Sumatera. Patahan tersebut kurang lebih berasosiasi dengan busur vulkanik Sumatra yang mampu mengakomodasikan komponen geser dari bentuk penunjaman yang oblique atau bersudut. Pertemuan kedua lempeng tersebut juga tidaklah mulus akan tetapi lebih membentuk hubungan “stick and slip”. Ini artinya megathrust akan tetap terkunci atau tidak ada pergeseran yang cukup berarti antara kedua blok selama beratus-ratus tahun dan jika megathrust tidak mampu lagi terkunci maka akan terjadilah gempa bumi yang sangat dahsyat.


Sejarah membuktikan bahwa proses penunjaman dari megathrust tidak akan menghancurkan seluruh daerah patahan (sepanjang batas lempeng atau sekitar 5500 kilometer ) dalam satu waktu saja. USGS melaporkan bahwa patahan mulai terjadi di bagian utara Pulau Simeulue. Dari pengamatan seismogram yang dilakukan oleh Chen Ji (Caltech seismologist) ditemukan bahwa patahan utama yang ada di Pulau Simeulue menjalar kearah utara sepanjang 400 kilometer sepanjang jalur megathrust dengan kecepatan 2 kilometer per detik. Akan tetapi dengan berlanjutnya gempa utama maka daerah patahan bertambah sebesar 1000 kilometer ke arah utara di daerah Kepulauan Andaman.


Lintasan dari penunjaman megathrust yang berkembang dari Myanmar kearah selatan melewati Laut Andaman dan kemudian kearah tenggara menuju pesisir barat pantai Sumatra telah menghasilkan gempa yang sangat dahsyat dalam dua abad terakhir. Pada tahun 1883, patahan dari segmen yang sangat panjang di pesisir Sumatra Tengah menghasilkan gempa bumi dengan skala 8.7 dengan diikuti tsunami. Pada tahun 1861, lintasan di bagian utara ekuator menghasilkan gempa bumi dengan skala 8.5 diikuti tsunami. Segmen di utara Kepulauan Nikobar juga mengalami patahan di tahun 1881 dan menghasilkan gempa bumi dengan skala 7.9. Bagian di bawah Kepulauan Enggano juga mengalami patahan pada tahun 2000 dan menghasilkan gempa bumi dengan skala 7.8.

Gempa bumi yang terjadi di tahun 2004 dihasilkan dari patahan yang terjadi di bagian paling utara dari bagian megathrust Pulau Sumatera. Penelitian-penelitian seismik terdahulu menunjukkan bahwa patahan yang terjadi seperti pada tahun 1883 hampir terjadi setiap dua abad. Ini menyebabkan bagian-bagian yang lain dari lintasan megathrust yang ada menjadi daerah yang sangat rawan bencana gempa bumi yang kemungkinan disertai tsunami.Selama terjadinya patahan dari penunjaman megathrust, bagian dari Asia Tenggara yang terdapat di atas megathrust berpindah kearah barat (kearah palung) sebesar beberapa meter dan dapat naik sebesar 1-3 meter. Kenaikan bagian ini membuat seakan-akan samudera naik sebesar 1-3 meter. Pada saat air tersebut bergerak turun kembali maka ini akan memicu terjadinya rentetan gelombang samudera yang mampu menjalar sepanjang Teluk Bengal. Dan pada saat gelombang tersebut mendekati daratan, gelombang tersebut berkurang kecepatannya tetapi ketinggian gelombang tersebut bertambah sehingga mampu menghancurkan semua yang dilewatinya. Gelombang inilah yang disebut gelombang tsunami seperti yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 kemarin. sumatrafaultsystem.gif

Meskipun gelombang tsunami dapat reda dalam waktu yang singkat akan tetapi gelombang ini mampu menggenangi beberapa tempat yang relatif rendah di sekitar pesisir pantai dan membentuk rawa-rawa. Pulau-pulau yang ada di atas megathrust terangkat sebesar 1-3 meter sehingga mampu mengangkat koral-koral yang sebelumnya ada di dalam laut. (bersambung / to be continued)

Referensi:

* California Institute of Technology – http://www.caltech.edu/
Baca selengkapnya.......

Jumat, 09 April 2010

Pemberian Piagam Kejuaraan Lomba POPDA Atletik Tingkat Kabupaten Kendal Oleh Kepala Sekolah


Tiga siswa/siswi SMP 1 Plantungan yang mengikuti POPDA Tk Kabupaten Kendal telah berhasil membawa pulang 2 medali emas dan 2 medali Perunggu. Cabang olah raga yang diikuti adalah Atlentik Putra dan Putri. Dua medali emas di raih oleh ananda Intan,pada cabang lari jarak 400 m dan 800 m, sedangkan 2 medali perunggu diraih oleh ananda Bibit pada lari jarak 400 m dan ananda Khairiyah.

Dalam kesempatan itu Kepala Sekolah menyampaikan ucapan selamat kepada ketiga atlit yang telah membawa nama baik sekolah, Kepala sekolah juga mengharapkan kepada siswa/siswi untuk terus berlatih dengan tekun baik untuk bidang akademis dan non akademis sehingga akan muncul juara-juara baru dikesempatan yang akan datang. Keberhasilan para atlit merupakan bimbingan dari H. Siswanto, S.Pd. sebagai guru olah raga dibantu Suroto, S.Pd tanpa mengikutsertakan atlit dalam klub diluar sekolah tetapi murni bimbingan dan arahan guru olahraga
Baca selengkapnya.......